0

Tegas Sama Diri Sendiri

Dalam hidup, kita pasti dihadapkan pada pilihan-pilihan. Kita bebas memilih mana yang menurut kita paling baik. Meskipun untuk menentukan keputusan itu terasa sangat sulit. Kita mau memilih pilihan A, resikonya begini. Pilih pilihan B resikonya begitu. Terkadang memperdulikan omongan orang, tapi membuat kita ga nyaman. Pernah di posisi seperti ini?. Semua orang pasti pernah mengalami.

Pepatah mengatakan, pengalaman adalah guru yang paling baik. Kita bisa ambil hikmah dari setiap kejadian. Baik yang dialami oleh sendiri maupun oleh orang lain di sekitar kita.

Dan ketika dihadapkan oleh pilihan yang membingungkan. Ikuti kata hati. Kita tahu bahwa hati itu tidak pernah berbohong. Sekuat tenaga kamu melawan, dari dalam lubuk hati terdalam pasti akan mengarahkan kita ke hal-hal yang baik. Bukankah fitrahnya kita di anugrahi hati yang perasa dan menuntun kita ke arah yang baik? Kita harus tegas sama diri sendiri.

Berhenti untuk berusaha menyenangkan semua orang. Karena apapun yang kita lakukan pasti ada saja yang tidak menyukai kita. Bukankah Nabi Muhammad SAW, seorang teladan yang memiliki budi pekerti mulia saja memiliki haters. Apalagi kita? manusia yang banyak berbuat kesalahan.

Kalau kita anggap pilihan kita itu baik, ya lanjutkan, kita aplikasikan. Untuk orang-orang yang tidak suka dengan pilihan kita, biarkan saja jangan terlalu diambil pusing. Jangan sampai kita ikut- ikutan terpengaruh dengan omongan mereka yang akan menyebabkan kerugian untuk diri kita sendiri dan juga orang lain. Integritas itu penting, komitmen, tanggung jawab pada posisi kita. Karena semua perbuatan akan dipertanggung jawabkan di akhirat nanti.

Ketika kamu merasa orang-orang memusuhimu, menjelek-jelekan kamu karena pilihanmu tidak seperti pilihan mereka. Yang harus dilakukan, tetap pada prinsip kamu. Berdo’a meminta petujuk kepada Allah SWT Yang Maha Membolak-Balikan Hati. Tetap tenang tetap sabar. Tetap berlaku lemah lembut. Lemah lembut disini bukan berarti kamu lemah, tapi tetap tegas sama prinsip yang menurutmu baik. Maafkan. Balas dengan kebaikan. Insya Allah orang yang memusuhimu akan berbalik seperti teman setiamu.

*Masih belajar untuk tegas sama diri sendiri

Bandung, 19 Maret 2018 I  Dwita Ramdhini

Iklan
0

Stop Comparing Yourself to Others

Mengukur diri dengan orang lain lebih banyak tidak adilnya, terutama kepada diri sendiri. Bahwa setiap manusia sudah diciptakan secara sempurna. Tidak perlu terlalu sering membanding-bandingkan hal-hal yang tidak penting kepada orang lain. Membandingkan kecantikan, membandingkan kepemilikan barang, membandingkan kepandaian. Semua dan setiap orang bergerak dengan jalan hidupnya masing-masing yang pasti berbeda.

Semua telah diposisikan dalam peranannya dalam hidup agar kehidupan menjadi seimbang. Ada yang menjadi dokter maka harus ada yang menjadi pasien, ada yang memiliki mobil maka akan ada tukang parkir. Ada yang lapar pasti ada penjual makanan. Semua bukanlah soal apa yang terlihat. Allah sendiri menilai dari ketaqwaan. Dari amal perbuatan.

Sementara manusia lebih sibuk mengukur-ukur harta dan kecantikan. Mengukur-ukur pekerjaan. Mengukur-ukur materi dan hal-hal lain tidak menjadikan apapun selain rasa iri.

📝 @kurniawan_gunadi

@oaktree_1910

Status
0

Pernah merasakan ketenangan, ketika mendapatkan ilmu baru? Demikianlah ilmu,menjadi pelita bagi orang-orang yang belum tahu. Menjadikan diri tertantang untuk menemui hal-hal yang belum di ketahui dan menyadarkan diri bahwa apa yang di dapat belum lah luas. Merendahlah wahai hati 🙂

S.F

0

Just go for it

1515260311020

Pernah merasa bahwa diri kamu selalu berada di belakang orang lain? Selalu susah buat maju dan menyusul mereka?

Sebenarnya terlalu gamblang kalau bicara tentang nasib, karena everybody knows kalau rezeki udah dijatah.

Buat kamu yang sudah mendapat apa yang kamu perjuangkan, selamat atas ikhtiar dan doa-doa yang terkabul.

Buat kamu yang lagi berjuang untuk mengejar pencapaian kamu, selamat, karena kamu sedang dikasih waktu sama Allah untuk menikmati indahnya berikhtiar dengan niat yang in syaa Allah mantap.

Buat kamu yang masih sedih, merasa buntu rezeki, nasibnya jelek, dll, stop! Hey, cmon! get up! Kamu ketinggalan satu langkah dari mereka yang sudah bangkit dari keterpurukannya. Mereka satu meter lebih cepat setiap detiknya untuk mengubah suasana kecewa dibanding kamu. Bukan saatnya lagi kamu merenungi kesan-kesan haru dari teman-teman kamu yang kebanyakan berisi “sabar yaa mungkin belum rezekinya, semangat teruss”. Di sini saya ngga menyalahkan siapa saja yang menyemangati teman seperjuangannya ketika mereka gagal, tapi plis, jangan kelamaan merenungi itu.

Nah, gimana caranya supaya bisa bangkit dari itu semua?

Mulailah berpositive thinking sama Allah. Jangan nyerah gitu aja dan malah berprinsip “let it flow”. Kamu harus banget menghadirkan Allah dalam hati. Selalu ingat Allah, bahwa bisa jadi Allah mau kasih kejutan. Pikiran positif yang seperti ini akan menaikkan mood kamu dan kamu lupa akan rasa sedihmu.

Belajar menikmati. Maksudnya, kamu harus bisa memaknai setiap hal yang terjadi. Nikmati setiap proses menuju pencapaian kamu. Jadikan batu kerikil yang kamu hadapin sebagai pelajaran. Jangan dikit-dikit ngeluh. Ada musibah dikit ngeluh. Hey, hasil yang besar ngga didapat dari males-malesan loh.

Dan satu lagi yang ngga kalah penting yaitu reset plan kamu yang belum tercapai.

Jangan lupa siapkan plan b, plan c dll utk mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi. Misal, les setahun untuk mempersiapkan ujian masuk universitas di tahun berikutnya.

Dan yang paling utama adalah doa. Minta izin sama Allah untuk berjuang, minta restu sama orangtua, sering sering menyenangkan hati orang tua. In syaa Allah akan dibukakan jalan sama Allah.

Sholat lima waktu ontime, sholat sunnah seperti rawatib, hajat, dhuha, tahajud harus dijadikan rutinitas. Puasa sunnah ditelatenkan, tilawah qur’an, perbanyak sedekah, dll.

Bermanja-manjalah sama Allah, berdoa dengan suara lembut dan panggil Allah beserta Asmaul Husna-Nya, akhiri dengan sujud sambil memohon agar keinginanmu tercapai, biar tambah mantap kamu harus yakin doa kamu akan dikabulkan sama Allah.

-Kak Annisa-

#tipsntrik

#tanyakeuntehjasmine

#bageurbareng

4

Overview Petunjuk dalam Islam

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Berhubung masih momen tahun baru. yuk kita menata hidup kita dan membuat resolusi yang berlandaskan Al – Qur’an.

Kenapa harus Al-Qur’an?
Karena, kata Allah, Al-Qur’an adalah PETUNJUK yang memudahkan kehidupan manusia. Jadi, SEMUA SOLUSI kehidupan kita ada di Qur’an, mulai dari surah Al-Faatihah sampai An-Naas, mulai dari sebelum manusia lahir sampai kembali kepada Allah. Ada semua, Masya Allah!
Kalau kita mau keluarkan, tilawahi, dan praktekkan petunjuk ini dalam hidup, Allah jamin hidup kita MUDAH! (Cek QS. 2: 185)
Jadi kalau ada yang ngeluh hidupnya susah, yang salah itu bukan Allah, tapi kita aja yang nggak mau mempelajari petunjuk-Nya
FYI, kapan kehidupan manusia dimulai dan bisa menerapkan petunjuk dari Al-Qur’an?
Ada di QS. 7: 172, tafsirnya ada di hadits Arbain No. 4, yakni: sejak masih dalam kandungan umur 4 bulan, sampai nanti kembali lagi kepada Allah.
*****
Dirangkum dari kajian Ust. Adi Hidayat, Lc., MA
Tanggal 25 Desember 2017
Di Masjid Trans Studio Bandung
Link video rekaman kajian FULL: https://www.youtube.com/watch?v=LLsVHaGca9Q
Link video kajian singkat tambahan: https://www.youtube.com/watch?v=o_VFbwU-ya8
*****
Nah, overview nomor surah dan ayat Al-Qur’an mengenai petunjuk hidup tersebut kami coba jadikan ilustrasi berwarna, dengan harapan Al-Qur’an menjadi lebih menarik, at least, untuk dikepoin
Aplikasi yang dipakai: Adobe Illustrator
Sumber gambar: freepik.com
Editor: @hildayanaintan
Layouter: @hildayanaintan, @tasya p, @Sari P, @Ilmiasa S
Oh iya, ada beberapa nomor surah dan ayat yang perlu diralat:
– cara berbakti dan membahagiakan kedua orang tua –> QS. 46 : 15
– jika mulai pikun, ingat penciptaan –> QS. 22 : 5
– surga level ke-1 –> QS 3 : 31 dan QS. 4 : 69
Mohon maaf karena satu dan hal lainnya, dalam waktu dekat ini kami belum bisa mengeditnya kembali. Monggo kalau ada yang mau edit, feel free ^^
*****
Silakan disebarluaskan ya tanpa perlu izin. Mudah-mudahan semakin banyak orang yang bisa mendapatkan manfaatnya.
Jazakumullahu khayran katsiran.
Baarakallahu fiikum. 🙂

151506889067615150688933101515068895247151506889748615150688992331515068901026