Phobia Darah

FB_IMG_1516515912902

Pernah ga sih punya phobia sama sesuatu dan phobia itu muncul karena sesuatu bukan dari kecil. Iya, aku ngalamin yang namanya phobia darah itu semenjak kelas XI.

Ceritanya dulu aku dapat rangking di kelas, bukan, bukan rangking 3 besar , hhaha pasti semua juga dapat rangking. tapi ada peningkatan dari sebelumnya. hhaha sebagai apresiasi ibu aku mau ngebeliin aku kue kesukaan. Nah waktu itu aku dibonceng ibu naik motor menuju toko kue. Tetapi di jalan di daerah bojong raya, jalannya tuh ada lubangnya gitu dan motor yang dikendarain ibu aku oleng dan jatuhlah kita di tengah jalan raya itu. Beruntung di belakang ada mobil tapi jauh jaraknya kalau dekatkan bisa ketabrak kita, naudzubillah ga mau ngebayangin.

Nah karena aku di belakang jadi aku ngerasain bgt saat-saat motor jatuh sampai mengenai aspal. Refleks aku langsung berdiri terus minggirin motor sendiri sebelum orang-orang sekitar datang nolongin. Oiya dari beberapa kali aku jatuh dari motor selalu reflek cepet2 berdiri, berdiriin motor dan minggirin motornya ga tau kenapa mungkin karena malu nanti diliatin banyak orang ya kalau lama2 ketauan jatuh sampai kaya kuat aja gitu ga ngerasain sakit habis jatuh.

Aku liat ibu aku masih di jalan nahan sakit ga berdiri, takut banget waktu itu takut ada patah tulang gitu. Terus ibu aku berdiri dibantu orang-orang yang nolong. Aku ambil alih ngendarain motor mau dibawa ke dokter ibu aku ga mau, mau pulang aja. Sampai di rumah langsung ke kamar dan waktu dilihat lututnya ngeluarin darah banyak banget.

Darahnya keluar kaya lava dari gunung berapi yang meletus ngalir gitu deras. Sepertinya luka robek kena aspal jalan dan mengenai pembuluh darah jadi darah yang keluar deras. Baru kali itu nanganin yang luka banyak gitu sendiri pula. Panik, pasti, ga tau gimana. Walaupun aku anak PMR tapi ga pernah tuh nanganin yang kaya gitu, paling nanganin yang pingsan waktu upacara tiap hari senin doang. hhaha.

Ibu dibawa ke dokter ga mau. Aku lap sebisanya darahnya, terus aku cepet- cepet ambil daun binahong di depan rumah, yang merupakan tanaman herbal buat ngobatin luka. Nah waktu lagi ngambil daun binahong, badan aku langsung lemes banget terasa ga bertulang dan pandangan seketika gelap, ambruk aku disitu ternyata aku pingsan. hhaha baru ngerasain yang namanya pingsan itu seperti itu. 3 detik aku pingsang sepertinya, sampai pot yang kesenggol tangan aku tumpah tanahnya yang basah kena kulit tangan dan mulai sadar aku posisi terkapar di tanah, langsung refleks berdiri takut diliat orang. Untung lagi sepi jadi ga ada yang liat aku pingsang di pekarangan depan rumah sendiri. hhaha. Segera aku haluskan daun dan ditaruh di luka ibu kemudian ditutup perban. Lukanya lama sembuh, bengkak, sampai akhirnya ke dokter juga.

Semenjak kejadian itu aku yang dulunya ga takut sama darah. Diambil darah untuk cek golongan darah biasa aja. Jatuh berkali-kali dan luka biasa aja karena ga parah sih. hhahaha.. Tapi sekarang kalau liat, jangankan liat, denger cerita orang yang luka karena kecelakaan misalnya badan aku lemes. Tangan sendiri ga sengaja keiris pisau, tubuh langsung lunglai, pusing, buru-buru cari tempat tidur takut pingsan. Phobianya karena darah yang keluar karena rasa sakit sih, yang keluar dari kulit. Terkecuali darah yang keluar tiap bulan dan darah binatang.

Ada yang sama? Punya Phobia darah? Coba tulis di komen ya kalau ada, ingin tau.. hhehe.

***

Tanda Phobia Darah
Phobia adalah ketakutan yang luar biasa pada suatu objek, tempat, situasi, perasaan, atau pun dengan hewan. Phobia bisa terjadi pada siapa saja dan juga banyak macamnya, seperti phobia hewan (anjing, laba-laba, ular), phobia lingkungan (ketinggian, air yang dalam, dan kuman), phobia tubuh (phobia darah, muntah, atau suntikan), dan lainnya.
Dalam beberapa kasus, bahkan seseorang yang memiliki phobia hanya dengan memikirkan sumber phobia bisa membuatnya merasa cemas atau panik. Hal ini dikenal sebagai kecemasan antisipatif.
Phobia darah dalam bahasa medis dikenal dengan istilah hemophobia/hematophobia. Beberapa penderita phobia darah ini mengalami peningkatan tekanan darah dan denyut jantung. Namun, penderita lainnya bisa saja mengalami reaksi phobia atipikal yang menyebabkan wajah pucat dan badan terasa lemah. Mereka juga bahkan mungkin saja mengalami pingsan. Dan reaksi terakhir bisa saja mereka mengembangkan rasa takut baru menjadi takut pingsan. Umumnya, phobia tidak memiliki penyebab tunggal, tetapi ada sejumlah faktor yang terkait.
Pingsan pada phobia darah disebabkan karena gangguan sinkop vasovagal. Sinkop vasovagal terjadi ketika bagian dari sistem saraf Anda yang mengatur detak jantung dan tekanan darah tidak berfungsi sebagaimana mestinya dalam menanggapi pemicu seperti saat melihat darah. Adapun gejalanya yakni kulit pucat; berkeringat dingin; adanya gangguan pandangan/penglihatan; denyut jantung melambat dan pembuluh darah di kaki membesar, yang memungkinkan darah berkumpul di kaki dan menurunkan tekanan darah Anda.
Kendati phobia kerap menyulitkan Anda karena rasa ketakutan akan sesuatu, namun hampir semua macam phobia dapat diobati dan disembuhkan, tidak terkecuali phobia darah. Phobia darah bisa diobati melalui paparan bertahap pada darah itu sendiri untuk menghilangkan rasa takut terhadap darah. Hal tersebut dikenal sebagai desensitisasi atau terapi diri eksposur. Anda bisa mencoba metode ini dengan bantuan dari para ahli.
Selain itu ada beberapa cara untuk mengobati berbagai macam phobia seperti phobia darah, yakni melakukan konseling dan psikoterapi, terapi perilaku kognitif (CBT), dan juga pengobatan untuk mengatasi efek dari kecemasan akibat phobia darah (meliputi obat antidepresan, penenang, dan obat-obatan beta blocker).
Jika Anda kerap mengalami phobia darah atau phobia jenis lainnya, jangan segan untuk segera berkonsultasi pada dokter agar Anda dapat mengatasi rasa takut yang melanda diri Anda. Selain itu, biasakan berpikiran positif untuk mengusir rasa takut yang Anda alami.
Sumber : http://www.alodokter.com/memahami-phobia-darah-dan-penanganannya
Iklan

Satu respons untuk “Phobia Darah

  1. Iyaa sama. Aku juga, dulu waktu kecil main masak2 terus keiris, langsung pingsan deh. Sampai sekarang juga klw liat darah langsung ambruk.tapi klw darah datang bulan itu nggak ap2,biasa aja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s